Kamis, 27 April 2017

Ray Tracing


Ray Tracing

Ray tracing adalah suatu metode untuk me-render obyek 3D yang hasilnya realistik seperti foto. Metode ini dilakukan dengan cara menelusuri sinar mata atau sumber cahaya, kemudian diperiksa apakah sinar tersebut mengenai obyek atau tidak. Jika ternyata sinar yang ditelusuri tersebut mengenai suatu obyek maka selanjutnya diperhitungkan intensitas pada obyek tersebut, yaitu intensitas ambient, diffuse dan specular. Hasil dari perhitungan intensitas inilah yang terlihat oleh mata.

Objek Cahaya & Radiosity

 Pertama-tama dalam membuat object yang memiliki pencahayaan atau lightning, kelompok kami akan membuat sebuah “Lampu Taman yang di mana akan memberikan cahaya pada sekitar lampu tersebut.
Langkah awal dalam pembuatan lampu taman kita akan membuat plain sebagai taman seperti di gambar ini
(Gambar 1.0)

Kamis, 19 Mei 2016

DESIGN WEBSITE : NEWS

Design Website NEWS

Kali ini saya dan kelompok saya di beri tugas untuk membuat PROTOTYPE sebuah web berita. Prototype atau biasa disebut designya aja sih, website ini tentang news ya semacam vivanews atau detik.com gitu deh, ya semoga website nya jadi secepatnya lah ya,aamiin, yaudh langsung aja deh cekidottttt...



Selasa, 15 Maret 2016

PHP

Hypertext Preprocessor


Pada Kesempatan kali ini saya akan membahas tentang PHP (Hypertext Prepocessor / Personal Home Page).



APA ITU PHP???

Selasa, 12 Januari 2016

Twitter dan Mahasiswa: Penggunaan Twitter Sebagai Media

Twitter dan Mahasiswa: Penggunaan Twitter Sebagai Media

Penggunaan Pendekatan Pilihan Rasional dalam Menganalisis Pemilihan Jejaring Sosial Twitter Sebagai Media Sosial dan Komunikasi di Kalangan Mahasiswa. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia, khususnya perkembangan internet sebagai sarana mempermudah akses informasi dan komunikasi yang menghubungkan setiap orang diberbagai belahan dunia, sangatlah pesat. Pengguna internet pun semakin meluas, tidak hanya kalangan atas yang bisa menggunakannya, kini seluruh lapisan masyarakat bisa mengaksesnya, seiring semakin mudahnya mengakses internet melalui laptop, bahkan perangkat telepon genggam. Biaya untuk mengaksesnya pun semakin murah, provider internet semakin gencar bersaing dalam menawarkan tarif yang lebih murah untuk para pelanggannya. Akses wi-fi (wireless fidelity) sangat mudah didapat bila kita berkunjung ke pusat-pusat keramaian, bahkan kampus dengan gratis. Warung-warung internet (warnet) pun semakin marak dengan biaya akses yang bisa dikatakan murah. Dulu kita ingat betul bahwa internet hanya dimaknai sebatas untuk berkirim pesan elektronik (e-mail), browsing, dan chatting. Namun sekarang kita sudah sangat lumrah menjumpai istilah nge-blog, nge-twit, Facebook-an, upload video, update status, dan lain sebagainya. Ya, saat ini menurut penulis telah terjadi perubahan yang sangat drastis terhadap pemanfaatan media internet, kini internet juga menjadi media sosial, sharing, dan berhubungan dengan teman bagi para penggunanya. Dapat kita lihat, di kalangan mahasiswa sendiri, berapa banyak mahasiswa yang mempunyai account Facebook, Twitter, Friendster, my space, youtube, hi-five, yahoo koprol, formspring atau foursquare dibandingkan mereka yang tidak aktif di jejering sosial ini. Kini para penggunanya, terutama di kalangan mahasiswa malahan lebih banyak mengakses internet hanya untuk membuka situs-situs pertemanan tersebut dibandingkan dengan mencari informasi yang menunjang perkuliahannya. Keberadaan jejaring sosial membuat seseorang sangat betah berlama-lama didepan laptop sambil dimanjakan dengan berbagai fitur seperti bertukar dinding (wall) dan chatting pada Facebook, dan lain sebagainya. Salah satu situs jejaring sosial yang perlu mendapat perhatian khusus adalah Twitter. Twitter adalah salah satu jejaring sosial yang sangat popular di Indonesia, dan di dunia. Setelah maraknya fenomena penggunaan Facebook, Twitter hadir dengan membawa format baru berupa micro-blogging. Dalam waktu yang tergolong singkat, Twitter sanggup memikat hati banyak pengguna internet, khususnya di kalangan para mahasiswa. Sebagian besar yang telah bergabung merasa sangat nyaman dengan situs micro-blogging ­ini. Banyak rekan-rekan dari penulis yang beralih dari situs jejaring sosialnya yang terdahulu (Facebook contohnya) ke Twitter. Lalu sebenarnya apa sajakah kelebihan yang ditawarkan Twitter sehingga mampu memikat dan mengubah pemikiran sebagian besar pengguna internet dikalangan mahasiswa untuk menggunakan jejaring sosial Twitter ini dan meninggalkan jejaring sosial yang lama? Hal itulah yang mencoba penulis uraikan dalam kerangka berpikir rational choice dimana seluruh tindakan atau keputusan didasarkan pada suatu kalkulasi (untung/rugi) yang didasarkan pada informasi. Teori ini juga merupakan model penjelasan dari tindakan-tindakan manusia, dengan maksud memberikan analisa formal dari pengambilan keputusan rasional berdasarkan sejumlah kepercayaan dan tujuan, serta menggabungkan beberapa area teori ekonomi, teori kemungkinan, game theory dan teori public goods. Paradigma teori pilihan rasional menawarkan aspek umum dari mekanisme tersebut diantara fenomena sosial. Dengan mengasumsikan bahwa individu dalam keragaman latar belakang sosial dan membuat pilihan tindakan atau keputusan berdasarkan kepercayaan dan tujuan mereka, teori ini dimaksudkan untuk dapat menerangkan sejumlah penyelesaian masalah sosial sebagai efek keseluruhan dari pilihan tersebut. Adapun dasar-dasar dari teori ini berupa konsep utilitas, peluang dan aturan keputusan.[1] Dalam menganalisis, penulis menggunakan metode wawancara secara langsung kepada responden yaitu rekan penulis sesama mahasiswa yang menggunakan account Twitter untuk mencoba menjawab apa alasan yang digunakan oleh para mahasiswa dalam memilih Twitter sebagai media sosial dan komunikasi dengan menggunakan perspektif rational choice. Twitter, a Micro-blog Outside but Macro-scope Inside Social Network adalah suatu jejaring sosial yang berada di internet saat ini yang mempunyai cakupan dari sistem software yang memungkinkan pengguna dapat berinteraksi dan berbagi data dengan pengguna lain dalam skala yang besar, baik dalam negeri maupun luar negeri, yang mana dalam kamus dunia maya tidak ada batasan wilayah negara lagi. Social Network dijalankan oleh sebuah social software yang mempunyai karakteristik Open APIs, desain arsitektur yang berbasiskan service oriented (SOA), dan kemampuan untuk upload data maupun media.[2] Jaringan sosial internet merupakan salah satu media komunikasi yang dapat dijadikan sebagai media komunikasi sosial bagi masyarakat. Komunikasi sosial merupakan suatu kegiatan komunikasi yang lebih diarahkan pada pencapaian suatu integrasi sosial. Melalui komunikasi sosial terjadilah aktualisasi dari masalah-masalah yang dibahas. Selain itu kesadaran dan pengetahuan tentang materi yang dibahas semakin meluas dan bertambah. Komunikasi sosial adalah sekaligus suatu proses sosialisasi. Melalui komunikasi sosial dicapailah suatu stabilitas sosial, tertib sosial, penerusan nilai-nilai lama dan baru yang diagungkan dalam masyarakat. Melalui komunikasi sosial, kesadaran dapat dipupuk, dibina dan diperluas. Masalah-masalah sosial juga dapat dipecahkan melalui consensus.[3] Twitter adalah salah satu dari social network yang banyak dinikmati oleh berbagai kalangan, baik tua, remaja, bahkan anak kecil. Konsep yang diusung Twitter adalah micro-blogging berupa menyebarkan informasi pesan secara singkat, padat, dan real-time, didalam sebuah kalimat yang berjumlah kurang dari 140 karakter kepada para pembacanya yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Pengguna Twitter dapat menyebarkan dan menuliskan pesannya dalam bermacam cara, bisa melalui situs resminya di http://www.twitter.com atau melalui beberapa aplikasi untuk browser di computer, seperti Twirl, Snitter, Twitterfox, Echofon, tweetMachine, dan lain sebagainya. Untuk pengguna Twitter yang sering bermobilisasi, ada pula Twitter via sms, Twitter via browser handphone melalui dabr, tuitwit, m.tweete.net, Twitter for Blackberry, uberTwitter bagi pengguna Blackberry, atau Twitter for Android bagi pengguna handphone bersistem operasi Android. Saat ini Twitter menempati urutan ke-17 dari 100 urutan website terbanyak diakses di Indonesia, masih dibawah Facebook yang menempati urutan pertama. [4] Ide pembuatan media online Twitter adalah berawal dari pertanyaan sepele, “Apa yang anda lakukan saat ini?”. Jawaban dari pertanyaan tersebut akan disebarluaskan oleh Twitter melalui fasilitas antar muka (dashboard) penggunanya. Twitter juga menyediakan aplikasi antarmuka tersebut tampil di website penggunanya. Twitter bisa digunakan sebagai sarana penyebar informasi kepada semua orang, baik yang dikenal ataupun tidak. Penyampaian pesan dalam Twitter umumnya tidak mengharapkan balasan/respon dari pengguna lainnya, namun hal ini lambat laun berganti menjadi situs “tanya-jawab” bagi penggunanya melalui sistem retweet (RT). Untuk urusan sosial, Twitter mampu memberikan informasi cepat mengenai keberadaan orang lain atau kegiatan apa yang sedang kita lakukan.

Senin, 21 September 2015

Internet dan New Media

Kali ini saya akan memposting sebuah artikel tentang pengertian Teknologi Internet dan New Media.


Kata new berasal dari bahasa inggris yang berarti baru, sedangkan kata media berasal dari bahasa latin yang memiliki arti sebagai perantara sebuah informasi dengan penerima informasi atau media perantara. Media baru secara sederhana adalah media yang terbentuk dari interaksi antara manusia dengan komputer dan internet secara khususnya. Istilah New Media baru muncul pada akhir abad 20 an yang dipakai untuk menyebut sebuah media baru yang menggabungkan media-media konvensional dengan Internet. Dan tak dapat dipungkiri lagi New Media membawa dampak bagi kehidupan sosial masyarakat, baik itu positif maupun dampak negatif.
 
Perkembangan New Media di masyarakat memang sangat besar, terutama dalam penggunaan teknologi internet. Banyak macam dari new media yang kadang membuat pengaruh negatif, namun tidak dapat disangkal kalau new media pun memberikan banyak kontribusi yang positif bagi masyarakat.
 
Dampak positif yang timbul dari new media contohnya semakin mudahnya mencari informasi,kita bisa mendapatkan informasi apapun melalui internet tanpa harus susah payah pergi ke perpustakaan, atau media lain yang memberikan informasi. Kita pun bisa sharing informasi dengan orang yang tempatnya sangat jauh. Memang dampak hadirnya new media sangat membantu. Membuat masyarakat sebagai konsumen new media dimanjakan dengan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan dari media baru itu sendiri, seperti e-NewsPaper yang membuat masyarakat tidak harus menunggu tukang koran atau membeli koran di pinggiran jalan tetapi hanya dengan mengakses situs-situs yang menyediakan layanan tersebut. Selain itu di fitur-fitur gadget tertentu disediakan pembelian lagu hanya dengan mengaksesnya. Dengan cara ini masyarakat tidak perlu bersusah payah ke toko-toko kaset tetapi hanya menjalankan aplikasinya. dari adanya new media terhadap kehidupan sosial masyarakat adalah membuat masyarakat sebagai konsumen new media dimanjakan dengan kemudahan-kemuadahan yang ditawarkan dari media baru itu sendiri. Contoh lainnya adalah pemanfaatan internet. Banyak orang orang yang mengandalkan internet untuk mengoptimalkan pekerjaannya. Sebagai contoh investor sangant membutuhkan informasi se-dini mungkin sebelum menanamkan sahamnya. Atau juga para pencari pekerjaan yang membutuhkan informasi tentang perusahaan perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan. Yang pasti kita dapat menjelajahi dunia hanya dengan internet. Cukup dengan duduk manis di depan computer kita sudah bisa tahu segala perkembangan dan perubahan yang terjadi di dunia. Situs jejaring sosial sudah memberikan banyak manfaat bagi kita semua, seperti bertemu dengan teman lama, memperbanyak teman dan relasi, bahkan bisa dijadikan wadah untuk berbisnis.

Di sisi lain Dampak negatif perkembangan new media ini akan menjadi sebuah dunia yang seakan-akan tanpa kendali. Dampak pesatnya new media, paling tidak akan membawa beberapa dampak perubahan negatif seperti:
  • Membudayanya budaya massa dalam suatu komunitas masyarakat, dimana pola kehidupan yang dinamis ditimbulkan karena adanya keinginan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Rasa sosial terhadap lingkungan sekitar menjadi acuh.
  • Terjadinya polusi informasi.
  • Merebaknya kejahatan teknologi seperti pelanggaran hak cipta / pembajakan, cybercrime (kejahatan maya).
  • Tumbuhnya sikap hedonisme dan konsumtif.
  • Awal mula Kriminalitas.
Perlu di garis bawahi bahwa seharusnya penggunaan new media hanya untuk orang-orang yang bijaksana dalam memanfaatkannya.